PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA TONGGING DALAM MENGGALI DAYA TARIK WISATA, INOVASI PRODUK UMKM BAWANG MERAH, SERTA DIGITALISASI PROMOSI HOMESTAY

Penulis

  • Mega Williandani Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung Medan
  • Lyandru Togu Tambunan Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung Medan
  • Dameria Girsang Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung Medan
  • Rajin Sitompul Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung Medan
  • Indra Wirawan Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung Medan
  • Susanna Silvia Sembiring Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung Medan
  • Lantania Siringo-ringo Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung Medan
  • Bambang Famuji Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung Medan

Kata Kunci:

Pemberdayaan Masyarakat, Daya Tarik Wisata, Inovasi Produk, Digitalisasi Promosi

Abstrak

Pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal merupakan strategi penting dalam mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Desa Tongging memiliki potensi daya tarik wisata alam dan budaya yang signifikan, namun belum dikelola secara optimal dan terintegrasi dengan penguatan sektor ekonomi kreatif lokal. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Tongging melalui tiga pendekatan utama, yaitu eksplorasi dan pengemasan daya tarik wisata, inovasi produk UMKM berbasis bawang merah sebagai komoditas unggulan desa, serta digitalisasi promosi homestay untuk memperluas jangkauan pasar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas melalui tahapan pemetaan potensi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan. Kegiatan eksplorasi wisata difokuskan pada identifikasi atraksi unggulan, penyusunan narasi destinasi, serta peningkatan kapasitas pelayanan wisata. Inovasi UMKM dilakukan melalui diversifikasi produk olahan bawang merah, perbaikan kemasan, dan strategi branding. Digitalisasi promosi homestay dilaksanakan melalui optimalisasi media sosial, pembuatan konten digital, dan pemanfaatan platform pemasaran daring. Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya kapasitas masyarakat dalam pengelolaan destinasi wisata, bertambahnya nilai tambah produk UMKM bawang merah, serta meningkatnya visibilitas dan okupansi homestay. Program ini diharapkan mampu membentuk ekosistem desa wisata yang berkelanjutan, terintegrasi, dan berdaya saing dalam mendukung pengembangan pariwisata kawasan Danau Toba.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-10-20